Jasmine is here !!!
Hari ini, istri dan anak gw datang juga akhirnya ke Tanzania. Waktu nunggu di airport tadi sempat bertanya-tanya dan anehnya malah jadi gugup sendiri, kira-kira udah seperti apa ya anak gadis gw itu?!gambaran jasmine yang masih nempel di otak gw cuma waktu umurnya 1 bulan lebih dikit sebelum gw tinggal. Masih kecil bngt, bisa dilihat dari gambarnya yang berumur krng dari satu bulan. Bahkan waktu sahabat gw datang ke rumah di cilegon untuk liat jasmine, dia gak berani pegang karena masih terlalu kecil.
Gw juga masih inget banget dulu jasmine suka nangis malam-malam, karena istri gw udah kecapean ngurus dia sejak pagi, kalo malam gw yang timang-timang biar dia tidur. Lucunya jasmine mirip banget dengan gw wkt msh kecil, klo ditaro nangis jadi selalu minta di timang-timang tiap malam :)). Alhasil, tiap malam gw ajak dia jalan-jalan keliling ruangan di apartemen, liatin bintang-bintang, liatin lampu-lampu unit apartemen lain yang terang benderang klo malam, atau sekedar timang-timang sambil nonton tv.
Sekarang?!begitu liat dia pertama tadi, masya allah…udah gede. Badannya juga udah lebih berisi, udah jauh beda dengan waktu dulu yang masih terlihat keciiiiil. Rambutnya udah mulai banyak. Dan matanya juga udah bisa melihat dengan fokus. Jadi kayak apa ya, yah…udah keliatan lah bayi nya (secara dl gw klo liat bayi pasti diatas 3 bln, blm pernah dibawah 3 bulan :P). Tapi waktu pertama liat gw dia kyk ketakutan karena mungkin belum pernah lihat, dl waktu ditinggal matanya belum bisa melihat dengan sempurna :P.
Setelah bebarapa saat digendong, baru deh keluar cerewetnya, ngocehhhh mulu…tapi jstr itu yang buat gw ngerasa bahagia banget, well…rasanya…lengkap sudah :). So, buat yang belum menikah atau memikirkan untuk punya anak, mending secepatnya deh hehehe…
Hm, foto jasmine 3 bln menyusul. I am sooo happy lookin at her sleeping face, dan yup…she’s gorgeous. Rasanya, suatu saat nanti gw bakal jadi bapak super galak yang berusaha lindungin anak gadisnya dari lirikan cowo-cowo sekitar haha…
Jasmine: 2 month old
Nah, udah 2 bulan umur anak gadis gw. Udah banyak kepandaiannya, dulu terakhir gw lihat sebelum pergi msh belum bisa melihat orang dengan jelas, jadi digangguin juga diam aja. Kerjanya juga menyusu dan tidur. Tapi sekarang istri dan ortu cerita Jasmine udah sering berceloteh klo lagi sendirian, suaranya imut. Dan klo semua lagi pada kumpul, dan gak ada yang memperhatikan dia biasanya suka cari-cari perhatian dengan suaranya, ibaratnya seperti manggil “hey…perhatiin aku donk”. Marah dia klo gak diperhatiin :D. Keturunan siapa yak?….
Well, cuma bisa mendengar suaranya lembut/imutnya via telp. Kanget banget. Dan sekarang klo digodain udah bisa melihat dengan jelas, jadi sering senyum dan tertawa. Gw udah lupa wajahnya, baru sekarang dapat gambarnya dari adek. Here’s jasmine 2 month old…
Meet up: KBRI in Tanzania
Baru aja pulang dari acara pertemuan dirumah salah seorang pekerja di KBRI (hm, bukan dubesnya sih namun katanya pangkat beliau paling tinggi sementara dubes tidak ditempat, wakil dubes-kah???), bapak ini baru datang sekitar satu bulan setengah beserta istrinya dan mengadakan acara ramah tamah dengan mengundang semua orang Indonesia yang ada di Tanzania.
Gw pergi dengan salah seorang teman yang juga bekerja di KBRI, dan kebetulan masih sama-sama muda (gw bilang begini setelah melihat orang-orang KBRI yang ternyata sudah lebih tua-tua :)) ). Acaranya dimulai dengan makan kue (mirip gorengan, cuma lupa namanya), trus sambung makan soup, maem nasi dengan lauk Indonesia, dan terakhir minum es teler. Sepanjanga acara juga diperkenalkan dengan teman-teman lain karena gw termasuk orang baru disini. Sisanya ya ngobrol banyak banget, ada orang Indonesia yang bekerja di perusahaan B29 (iklannya di Indonesia: klo pake sabun cuci ini makin disayang suami), ada yang bekerja sebagai dokter untuk non-profit, ada yang bekerja sebagai perawat plus misionaris untuk umat kristiani (suster), ada yang udah nikah dengan orang bule dan kebetulan ditempatkan di tanzania, dll.
Secara gw pikir itu acara di rumahan, plus rumahnya juga cuma beberapa meter dari apartemen gw, gw pasang style santai. Pake kaos, pake celana jeans, pake sendal. Begitu sampe rumah bapak petinggi itu acara udah dimulai, dan gw lihat semua menggunakan sepatu dan umumnya pakaian batik rapih. *Duenk*. *salah kostum*.
Sebetulnya dulu sebelum berangkat ke Tanzania udah diberitahu oleh bokap untuk bawa baju batik, karena memang disini KBRI nya sering mengadakan acara tiap sebulan sekali di wisma KBRI. Cuma gw pikir, well…gw masih terlalu muda untuk berpakaian batik, pake sepatu pantofel, dan ngobrol resmi bareng bapak-bapak yang udah punya anak 2.
Jadi sepanjang acara tadi ya gw cuek bebek aja, toh semua juga tau kerjaan gw engineer, dan rasanya semua bisa memaklumi cara berpakaian engineer spt apa hahaha. Seneng juga bisa ngobrol ngalor ngidul menggunakan bahasa Indonesia di negeri orang. Namun yang membuat gw terkejut ternyata gaya hidup orang-orang Indonesia yang bekerja diluar juga berbeda. Ehm, walaupun sebetulnya gw sadari bukan mereka yang ‘beda’, tapi mungkin justru gw nya yang aneh/udik, wong jenis-jenis beer aja baru tau setelah tanya-tanya ke cybertank :)).
Dari cerita-cerita mereka, ternyata sudah biasa main ke diskotik serta minum beer. Dan diacara KBRI itu juga ternyata telah tersedia beer. Oke, mungkin gw terlalu berlebihan. Tapi buat gw itu hal yang gak biasa karena lingkungan gw selama ini ya memang tidak seperti itu, walaupun sekarang ini mencoba utk terbiasa karena temen-temen di Tanzania ini juga yang notabene dari berbagai belahan dunia memang memiliki budaya yang bebas seperti minum beer atau ML dengan sembarang cewe yang baru ditemui dipantai.
Tapi untuk acara resmi di-KBRI, gw kira menu beer tidak akan pernah tersedia, tapi ternyata sebaliknya. Dan bahkan si bapak petinggi ini juga hobi minum beer. Sampai ketika acara selesai, gw juga diminta untuk tinggal sejenak bareng beberapa bapak-bapak untuk sekedar ngobrol dan minum beer langsung. Alhamdulillah masih bisa ditolak dengan baik. Gw sempat berpikir, klo seandainya gw juga penikmat beer…mungkin rasanya senang banget ya. Di pesawat bisa pesan heineken gratis, di cafe-cafe tempat biasa makan siang juga tersedia beer dengan harga cukup murah. Di berbagai acara resmi juga tersedia beer.
Sepanjang acara tadi ternyata gw bisa nyambung dengan obrolan bapak-bapak, dan cukup menikmati joke-joke mereka. Jadi sempat berpikir, am I that old now?!
Office Politic
Istilah yang tidak asing bagi mereka-mereka yang bekerja di kantor. Ini merupakan salah satu hal yang membuat gw benci dengan dunia perkantoran. Salah satu alasan yang mendorong gw untuk memilih profesi konsultan seperti sekarang ini adalah karena profesionalitas yang di usung oleh profesi ini. Bahasa kerennya untuk jenis pekerjaan yang gw geluti adalah ‘telecomunication consultan’. Lebih spesifik lagi ‘HLRi Consultant’.
Untuk beberapa kondisi dan situasi, menjadi konsultan dengan sistem kontrak cukup menyenangkan. Walaupun untuk jenis perhitungan lainnya, menggeluti pekerjaan dengan sistem kontrak seperti ini cukup berbahaya, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Reason?!yah, yo know lah…gak ada jaminan hidup. Beda dengan bekerja pada perusahaan BUMN dimana kesejahteraan ditanggung. Jika sakit, dibayar 100%. Istri sakit, diganti 100%. Anak sakit, diganti 100%. Tiap bulan mendapatkan gaji dan setiap tahun ada kesempatan untuk naik jabatan.
Walaupun profesi sebagai engineer, namun gw juga pernah menjalani kehidupan kantoran :). Pergi pagi, pulang sore. Jika ada kerjaan malam, lembur sampai pagi. Bukan berarti tidak mau mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah, namun jujur aja gw merasa bosen dengan rutinitas seperti itu. Dan honestly, gw tipikal orang yang ’sulit’ dengan waktu. Gw pengen jam kerja gw bebas hehe…
Jam kerja bebas ini sempat gw nikmati saat menjadi konsultan di pakistan. Karena tipe pekerjaannya adalah implementasi, dimana load kerja kita akan berat dan banyak saat project berlangsung, mulai dari instalasi mesin hardware, software, hingga integrasi kedalam network yang sudah live. Walaupun loadnya berat, namun gw bisa atur waktu semau gw. Dan yang pasti, gw gak perlu datang ke kantor. Cukup datang ke ruang mesin, buka laptop, cek email, dan langsung bergelut dengan mesin yang akan di commisioning. Fun.
Namun ternyata kondisi di Tanzania cukup berbeda, dan yang mengejutkan…peran operatornya luar biasa besar disini. Vodacom benar-benar raja, yang dilayani oleh NSN sebagai vendor. Vodacom bisa memberhentikan konsultan manapun yang tidak mereka sukai setelah masa kontraknya habis, umumnya per 6 bulan. Dan hingga saat ini, sejak HLRi pertama kali dibeli oleh vodacom sudah berkali-kali terdapat pergantian posisi konsultan HLRi. Masalahnya satu, Vodacom sebagai customer untuk bagian IN (Inteligent Network) dan HLRi memiliki supervisor yang ‘rese abiz’. Banyak banget alasan yang membuat dia tidak suka dengan HLRi consultant dan meng-cut setiap 6 bulan. Sebetulnya NSN memilik policy tersendiri, karena consultant-consultan tersebut mereka yang hire. Namun sekali lagi, operator adalah raja dan mereka tidak akan membayar vendor (NSN) jika keinginan mereka tidak terpenuhi.
Profesi konsultan yang awalnya seperti ‘bekerja untuk diri sendiri’ ini totally berubah, gw harus datang tiap hari jam 8.00 AM ke kantor bersama ribuan orang lainnya yang membuat jalanan macet, bekerja duduk seharian dikantor, mengikuti meeting dengan para manager yang duduk di meja panjang, istirahat siang jam 13:00, minum teh pada sore hari, dan pulang setelah jam 17:00 PM. Oke, gw masih bisa mengambil sisi positif nya, dan seperti yang selalu dikatakan istri gw “Jangan pernah mencari sesuatu yang tidak ada, segala yang dimiliki sekarang harus di syukuri dan dijalani dengan baik plus sungguh-sungguh karena ini adalah rejeki dari Allah“.
Satu hal yang paling paling membuat gw jengkel mengenai urusan perkantoran adalah OFFICE POLITICS. Sama seperti di Indonesia dan mungkin hampir disebagian kantor seluruh dunia, dalam dunia perkantoran ada banyak permainan politik yang digunakan untuk membuat posisi kita aman dan nyaman. Termasuk situasi yang gw hadapi saat ini. Kenapa gw membenci hal ini?!karena gw tipikal orang yang ’straight’. Show me the problem, and I will use everything I have to solve those problem well. Gw solve masalah elu, dan elu bayar gw. That’s all!
New Bookmarking in Firefox 3
Terdapat cukup banyak improvement dibandingkan rilis sebelumnya, walaupun masih beta namun gw cukup menikmati persembahan dari tim developer mozilla ini. At least, salah satu faktor yang membuat sering jengkel saat browsing sudah tercover di mozilla firefox 3, yaitu masalah bookmarking.
I’ve never been a huge fan of traditional bookmarks — I tend to bookmark lots of things and my bookmarking system always degraded to the point of uselessness pretty quickly. Bookmarks became a bit of a junk drawer for me — I’d throw things in there and they’d end up forgotten, or lost, or just never pulled out and looked at again. I never had the patience to create a nice clean folder hierarchy and file things neatly away. I am clearly not a student of the “everything has a place, and everything in its place” school of thought.
Betul kata dria, terlebih lagi ditambah kondisi sering melakukan browsing pada laptop, sistem operasi yang berbeda (Mac OSX, Linux, Windows). Sering menemukan link yang bagus dan ingin dibuka lagi tapi susah mencarinya. Dengan bermodalkan extension bookmark sync dan awsome bar (with new bookmarking mechanism) maka proses penyimpanan link yang pernah dikunjungi serta proses pengaksesan-nya yang memanfaatkan ‘tags’ akan lebih menyenangkan.
Pretty sure, implementasi teknologi semacam ini akan diikuti oleh browser lain seperti ie dan safari :).
Previous Articles
Welcome Stranger
Thank you for taking the time to visit my simple world! I am not a freaky guys who passionately working all the time with computer, I have a simple live and I hope can share anythin usefull here. No ads, no propriatary, no dirty words, and make sure you're not lost while reading some of my story here. Well, See ya around!










Recent Comments